Kabel Patch Serat Optik 24f MPO-LC 24fo OM5 50/125 MTP-LC Fan-out 0.9mm 0.3m
Kabel Patch Fanout OM5 MPO-LC MTP-LC
Kabel patch fanout A/ MPO-LC / MTP-LC:
+ Kabel patch fan-out MPO ke LC atau MTP ke LC menghubungkan switch atau transceiver jaringan MPO/MTP multi-fiber berdensitas tinggi secara langsung ke port LC diskrit berkecepatan rendah.
+ Ini mengkonsolidasikan ruang dan menyederhanakan migrasi pusat data dengan membagi jalur tulang punggung berbandwidth tinggi tunggal menjadi koneksi individual yang mudah dikelola.
+ Jumlah Serat: 24fo
+ Tipe Serat: Multimode OM5 50/125
+ Jenis konektor:
Pria MPO / Pria MTP
Wanita MPO / Wanita MTP
+ Tipe Polaritas:
Tipe-A (Lurus)
Tipe-B (Rollover)
Tipe C (Persilangan Berpasangan)
+ Konektor sisi A: MPO-24, MTP-24
+ Ukuran konektor B: LC multimode
+ Tipe kabel: 0,9mm, LSZH, selang longgar
+ Panjang kabel: 30cm (0,3M)
B/ Serat Multimode OM5:
+ Kabel fiber OM5 adalah kabel optik canggih berwarna hijau limau yang dirancang untuk pusat data berkecepatan tinggi.
+ Mendukung berbagai panjang gelombang (850nm hingga 953nm) untuk menghadirkan Ethernet 40G, 100G, dan 400G melalui sepasang serat optik tunggal, sehingga secara signifikan mengurangi kompleksitas dan biaya kabel.
+ OM5 dirancang terutama untuk jaringan perusahaan dan pusat data penyimpanan cloud yang perlu mengkonsolidasikan jumlah fiber.
+ Inti/Pelapis: 50/125um.
+ Multiplexing Pembagian Panjang Gelombang (SWDM): Serat multimode pertama yang dibangun untuk menggunakan SWDM, yang memungkinkan serat tersebut membawa setidaknya empat panjang gelombang terpisah pada satu pasang serat.
Polaritas Kabel Patch Fanout MPO-LC/ MTP-LC
+ Tipe polaritas kabel patch MPO ke LC / MTP ke LC:
- Tipe A (Lurus)
Pemetaan: Pin 1 pada konektor MPO terhubung langsung ke kaki LC 1, Pin 2 ke kaki LC 2, dan seterusnya.
Orientasi Konektor: Konfigurasi Tombol Naik ke Tombol Turun.
Cocok Digunakan Untuk: Kaset modular atau sistem patching tulang punggung terstruktur. Karena kabel ini tidak membalik sinyal secara internal, Anda harus menyilangkan kabel patch secara manual di salah satu ujung saluran perangkat keras untuk menyelesaikan tautan Tx-ke-Rx.
- Tipe B (Cross-Over / Rollover)
Pemetaan: Urutan pemetaan terbalik sepenuhnya. Pin 1 pada konektor MPO dipetakan ke kaki LC terakhir (Kaki 12 pada sistem 12 serat), sedangkan Pin 12 terhubung ke kaki LC 1.
Orientasi Konektor: Konfigurasi Key-Up ke Key-Up.
Paling Cocok Digunakan Untuk: Penyambungan transceiver langsung (misalnya, mencolokkan transceiver QSFP+ atau QSFP28 langsung ke port SFP 10G atau 25G individual). Perangkat ini secara otomatis menangani pembalikan Tx/Rx secara internal sehingga tidak perlu melakukan penyambungan serat optik secara manual. Ini adalah pilihan polaritas yang paling umum untuk koneksi fanout langsung.
- Tipe C (Pasangan Terbalik)
Pemetaan: Serat-serat dibalik secara berurutan dalam pasangan yang berdekatan. Pin 1 dipetakan ke kaki LC 2, Pin 2 dipetakan ke kaki LC 1, Pin 3 dipetakan ke kaki LC 4, dan Pin 4 dipetakan ke kaki LC 3.
Orientasi Konektor: Konfigurasi Tombol Naik ke Tombol Turun.
Paling Cocok Digunakan Untuk: Perutean jaringan dupleks multi-node tradisional. Jarang digunakan di pusat data modern dengan kepadatan tinggi.
Aplikasi
+ Pusat Data Transmisi Kecepatan Tinggi
+ Pusat data AI
+ Pusat konektivitas Starlink
+ Pusat data kendali Metro,
+ Bank mengelola pusat data keuangan dan pribadi dalam jumlah besar,
+ Konektivitas Langsung Perangkat ke Switch
+ Perutean Jaringan Utama ke Perangkat
+ Penambalan Kepadatan Tinggi
Spesifikasi
| Jenis | Mode Tunggal | Mode Tunggal | Mode Multi | |||
|
| (APC Polandia) | (UPC Polandia) | (PC Polandia) | |||
| Jumlah Serat | 8, 12, 24, dan seterusnya. | 8, 12, 24, dan seterusnya. | 8, 12, 24, dan seterusnya. | |||
| Jenis Serat | G652D, G657A1, dll. | G652D, G657A1, dll. | OM1, OM2, OM3, OM4, dan seterusnya. | |||
| Kerugian Penyisipan Maksimum | Elite | Standar | Elite | Standar | Elite | Standar |
|
| Kerugian Rendah |
| Kerugian Rendah |
| Kerugian Rendah |
|
|
| ≤0,35 dB | ≤0,75dB | ≤0,35 dB | ≤0,75dB | ≤0,35 dB | ≤0,60dB |
| Kerugian Pengembalian | ≥60 dB | ≥60 dB | NA | |||
| Daya tahan | ≥500 kali | ≥500 kali | ≥500 kali | |||
| Suhu Operasional | -40℃~+80℃ | -40℃~+80℃ | -40℃~+80℃ | |||
| Panjang Gelombang Uji | 1310nm | 1310nm | 1310nm | |||
| Tes tarik-masuk | 1000 kali<0,5 dB | |||||
| Persimpangan | <0,5 dB | |||||
| Gaya anti-tarik | 15kgf | |||||









